Sutardji Calzoum Bachri
Salah satu gejala yang menarik dewasa ini adalah munculnya dengan marak berbagai komunitas sastra atau budaya di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sebuah penelitian menyebutkan lebih dari 50 komunitas sastra budaya di sekitar Jabotabek. Tentu dapat dibayangkan ratusan jumlahnya kalau untuk seluruh Indonesia.
Berbagai kegiatan sastra seni atau budaya tentulah merupakan aktivitas utama [...]
Arsip untuk Agustus, 2007
SASTRA KOMUNITAS
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 10 Agustus 2007 | Leave a Comment »
KARYA SASTRA SASTRAWAN KOMUNITAS
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Karya pada 2 Agustus 2007 | 4 Komentar »
Korrie Layun Rampan
Hampir semua sastrawan Indonesia pernah terlibat di dalam komunitas sastra, meskipun mungkin komunitas itu bersifat informal. Kalau kita menengok ke masa lampau, para sastrawan yang kemudian dikenal sebagai anggota Angkatan Balai Pustaka, sebenarnya secara informal membentuk semacam komunitas sastra yang secara langsung dibentuk oleh lingkungan Balai Pustaka. Demikian juga nama Pujangga Baru, pada [...]
KUALITAS KOMUNITAS SASTRA
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 2 Agustus 2007 | Leave a Comment »
Iwan Gunadi
Setelah beberapa tahun terlibat dalam komunitas sastra serta tak jarang membaca atau mendengar istilah “sastra komunitas”, saya mulai mempertanyakan lebih dalam kedua terminologi tersebut. Apa itu sastra komunitas? Apa benar ada? Seiring dengan itu, saya juga membatin, apakah komunitas sastra juga merupakan sesuatu yang nyata?
Setahu saya, belum ada seorang pun di Indonesia ini yang [...]
KOMUNITAS SASTRA: KESENDIRIAN DAN KEBERSAMAAN
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 1 Agustus 2007 | Leave a Comment »
Toto ST Radik
i
Sastrawan juga manusia. Dia makhluk individu sekaligus mahluk sosial. Sekali waktu dia membutuhkan kesendirian, menikmati dan menghikmati kesendirian dan kediriannya. Kali lain dia merindukan kebersamaan, menemui, bersilaturahmi, dan hadir bersama seseorang, bahkan banyak orang. Kadang begitu rela (atau terpaksa) mengubah dirinya menjadi orang lain, berlari (atau melarikan diri) ke tengah massa. Kadang begitu jumawa (atau terpaksa) mengubah orang lain dan atau [...]