Pemimpin Redaksi djoernal sastra Boemipoetra Wowok Hesti Prabowo mungkin bisa dikatakan termasuk golongan putih (Golput). Karena, rambutnya putih, kumisnya putih, jenggotnya pun putih. Begitu menerbitkan Boemipoetra, dunia sastra Indonesia mengalami gonjang-ganjing. Ada yang terkejut, ada yang merasa risih, ada yang merasa disudutkan, ada yang mencaci-maki, ada yang menuduhnya sebagai lembaran fitnah, dan berbagai-bagai perasaan lainnya. [...]
Arsip untuk Agustus, 2009
WOWOK HESTI PRABOWO: KENAPA TAK MENGAJUKAN SAJA KE PENGADILAN?
Diposkan dalam Berita, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 29 Agustus 2009 | Leave a Comment »
KOMUNITAS SASTRA SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN “IDEOLOGI KESASTRAAN”
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 21 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Ahmadun Yosi Herfanda
Sastrawan dan Wartawan
Prolog
Ada dua istilah kunci yang harus dijelaskan lebih dulu dalam makalah ini, yakni ‘komunitas sastra’ dan ‘ideologi kesastraan’. Melani Budianta mendefinisikan ‘komunitas sastra’ sebagai kelompok pecinta sastra yang didirikan secara sukarela oleh penggiat dan pengayom sastra atas inisiatif sendiri, yang ditujukan bukan terutama untuk mencari untung, melainkan untuk tujuan-tujuan lain [...]
WAWANCARA MAJALAH MAHASISWA SASTRA UI, RECUP BUDAYA, EDISI PERTAMA 2007, DENGAN SAUT SITUMORANG
Diposkan dalam Esai, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 15 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Universitas Indonesia, khususnya Fakultas Ilmu Budaya sebagai ranah sastra mahasiswa, yang sebagian kecil masyarakatnya adalah penikmat sastra akademis, mungkin belum membaur ke dalam fase politik sastra (bukan kekuasaan) atau pun pembacaan jarak dekat.
Sebagian kecil darinya pula tentu ada yang merasa kritis terhadap desas-desus yang terjadi di luar sana. Untuk itu kami terus menangkap kejadian-kejadian sastra [...]
TANGGAPAN SOE TJEN UNTUK KATRIN BANDEL
Diposkan dalam Esai, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 15 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Katrin, saya pernah meng-e-mail dan meminta artikel-artikel Anda, dan saya senang sekali membacanya. Memang lebih bagus kalau perolokan dihentikan dan saya sendiri minta maaf bila saya telah menulis hal-hal yang salah baik yang ditujukan untuk Katrin, Saut atau anggota milis lainnya.
Secara pribadi, saya kagum dengan Saman dan bangga Indonesia punya novel seperti itu. Namun, [...]
PULAU-PULAU DI SAMUDRA Catatan tentang Komunitas Sastra (Indonesia) di Jawa
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 11 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Anis Sholeh Ba’asyin
Penyair dan Penggerak Orkes Puisi Sampak GusUran
1
Ada banyak sudut pandang yang bisa dipakai untuk membedah gejala komunitas sastra, mulai dari yang paling sederhana: terbentuk karena seorang sastrawan ingin membagi ‘ilmu’nya pada orang-orang yang mencoba berguru padanya, atau karena sekelompok orang bersepakat menajamkan kemampuan sastranya dalam satu wadah; sampai [...]
TANGGAPAN KATRIN BANDEL UNTUK NONG
Diposkan dalam Esai, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 4 Agustus 2009 | Leave a Comment »
soal pidato yang disampaikan atau tidak disampaikan GM:
Martin Amanshauser mengutip tulisan GM (yang saya kutip ulang dalam esei saya) sebagai “Laudatio” GM dalam rangka pemberian Prince Claus Award. “Laudatio” (bhs. Jerman) adalah pidato untuk merayakan pemberian sebuah penghargaan atau untuk memperingati orang yang sudah meninggal. Fungsinya adalah untuk menerangkan di mana letak prestasi orang [...]
TANGGAPAN NONG TENTANG AYU UTAMI DAN GOENAWAN MOHAMAD
Diposkan dalam Esai, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 4 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Teman-teman,
Saya ingin cerita aja, saya nggak tahu apakah email saya ini relevan atau ngga dengan perdebatan tentang membongkar kasus politik sastra gombal ini. Karena saya tak membaca secara keseluruhan perdebatan tentang ini, ramai bgt sih.
tapi secara sekilas saya menangkap (maaf kalau salah) bahwa katrin beranggapan bahwa penghargaan yang ayu utami dapatkan dari prince klause ini [...]
TANGGAPAN GADIS ARIVIA UNTUK KATRIN BANDEL
Diposkan dalam Esai, Label Perseteruan Boemipoetra-KUK pada 4 Agustus 2009 | Leave a Comment »
Dear Katrin,
Ya saya sependapat sepenuhnya dengan uraian Katrin soal faktor ekstratekstual atau pengaruh politik sastra. Apa yang Katrin uraikan seperti yang telah saya singgung di email lalu telah kita alami dalam perjalanan sastra Indonesia. Misalnya polemik Sultan Takdir Alisjahbana, Pramoedya Ananta Toer, Gunawan Muhammad (yang kebanyakan laki-laki), dibahas keseluruhan faktor ekstratekstual. Perdebatan-perdebat an ekstratekstual di [...]
KOMUNITAS SASTRA: ANTARA MOBILISASI KARYA DAN MOBILISASI MASSA
Diposkan dalam Esai, Label Pembahasan Umum pada 4 Agustus 2009 | Leave a Comment »
M. Badri
Menulis Cerpen, Puisi, dan Esai di Sejumlah Media Massa
Pertumbuhan komunitas sastra merupakan fenomena menarik untuk melihat perkembangan minat masyarakat terhadap sastra. Meskipun tanpa komunitas, sebenarnya sastrawan juga dapat berkembang. Tapi mengambil filosofi “sapu lidi”, dengan berkomunitas para peminat dan pegiat sastra dalam memperkuat individu, proses, dan karyanya. Sebab banyak hal [...]