Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Agustus, 2010

Gunoto Saparie Sekretaris Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT), Tinggal di Semarang Menjelang Temu Sastrawan Jawa Tengah 2010 yang diadakan DKJT 19 Juni mendatang, saya teringat pernyataan Korrie Layun Rampan, yang mengatakan bahwa Jawa Tengah merupakan penyumbang terbesar para penyair dan sajak-sajak (puisi). Dalam Antologi Puisi Jawa Tengah , tercatat 47 penyair dengan 118 puisi. Selain [...]

Untuk mentranslate bahasa

Joni Lis Efendi Penulis dan Peminat Sastra, Tinggal di Pekanbaru Pembicaraan dalam esai ini tidak berniatkan semata untuk membuka nostalgia lama. Kembali ke masa 200 tahun silam, di saat-saat jayanya dinamika kesusastraan di ranah Melayu, terutama di pusat kerajaan Melayu, Pulau Penyengat. Pulau Penyengat, yang hanya berupa pulau kecil yang kaya bauksit seluas 240 hektare [...]

Untuk mentranslate bahasa

Jabbar Abdullah Pegiat Komunitas Lembah Pring Biro Mojokerto dan Komunitas Sastra Mojokerto dan Forasamo Jujur saja, sebenarnya judul di atas agak riskan jika dimunculkan ke permukaan. Namun, “keriskanan” itu akan sedikit berkurang manakala para pemerhati dan pelaku sastra di Mojokerto benar-benar mengetahui nasib sastra di Mojokerto yang mengalami “kesuwungan” dalam sisi aktifitasnya. Dalam catatan penulis, [...]

Untuk mentranslate bahasa

M.H. Abid Penulis, Editor, Tinggal di Yogyakarta Dialog on-air Jogja Realitas yang digelar Radio Eltira FM pada 23 Maret 2007 lalu mengangkat topik “Jogja Kota Buku”. Dialog tersebut menghadirkan pihak penerbit, distributor, dan toko buku—pihak yang dianggap menunjang konsep Kota Buku. Sayang, selain tidak dihadirkan, pihak penulis dan dunia kepenulisan di Yogyakarta tidak disinggung dalam [...]

Untuk mentranslate bahasa

(Catatan Buat Yoseph Lagadoni Herin) Bara Pattyradja Penyair, Mengasuh Komunitas Roemah Poetica Nusa Karang Kupang, NTT Saya menyambut baik gagasan genuine Yoseph Lagadoni Herin yang tertuang lewat esainya, “Sastra NTT Tak Pernah Mati” di harian Pos Kupang edisi 06/01/2009. Yang paling pertama menyentuh hati saya adalah respeknya yang sungguh-sungguh terhadap masa depan kehidupan sastra di [...]

Untuk mentranslate bahasa

SASTRA NTT TAK PERNAH MATI

(Catatan untuk Gusty Fahik) Yoseph Lagadoni Herin Mantan Wartawan, Penyuka Sastra, dan Wakil Bupati Flores Timur Tatkala membaca tulisan Gusty Fahik di harian ini (PK, 17/12/2008) bertajuk “Membangkitkan Sastra NTT (Kado Prematur Buat NTT di Usia Emasnya)”, saya teringat Laurens Olanama. Pesan yang dikumandangkan Gusty Fahik, dalam nada yang sama pernah disampaikan Olanama dalam sebuah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kurnia Effendi Penulis Memoar Hee Ah Lee, Four Fingered Pianist (sebuah catatan ulang tahun untuk inioke.com) Penting bagi perkembangan sastra di Indonesia dengan mengawalinya dari yang terkecil. Dari tepi. Dari sebuah noktah. Namun kita percaya, hanya titik yang memiliki api semangat militan yang kelak akan mewarnai kesusatraan Indonesia. Kesanggupan itu, kemudian, kita sadari atas terbukanya [...]

Untuk mentranslate bahasa

aming aminoedhin Awal Menulis Puisi Dalam hal menulis karya sastra, saya, selain lingkungan keluarga yang sangat mendukung, karena banyaknya yang suka membaca dan menulis, juga karena aktivitas di sekolah. Sewaktu di sekolah tingkat SMAN Ngawi (1974-1976), saya aktif ikut membuat majalah dinding. Selain aktif sebagai penulis majalah dinding, beberapa karyaku berupa puisi, saya kirimkan ke [...]

Untuk mentranslate bahasa

Penonton yang memadati arena pertunjukan di Teater Utan Kayu (TUK) Jakarta, tersihir oleh penampilan Hasyim KS, sastrawan yang penyair berambut putih itu. Dia membacakan dua cerita pendek “Paul Jones” dan “Nguyen Polam” pada acara Malam Sastra Aceh pada 12 – 13 April 2002. Penonton spontan terkekeh, manakala Hasyim KS yang tampil dengan stelan lengan panjang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Harapan penggiat sastra di Bali agar musikalisasi puisi diberikan ruang pada perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) akhirnya terwujud. Tampil di Gedung Ksirarnawa, Sabtu (19/6) malam, komunitas musisi-penyair “Bali Puisi Musik” yang mengusung genre puisi musik mendapat kesempatan tampil perdana di panggung PKB XXXII. Gebrakan perdana Bali Puisi Musik itu mendapat apresiasi yang positif dari penikmat [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.