Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Desember, 2010

Ia adalah sosok multikreatif. Kreativitasnya telah mengantarkan langkah kakinya ke berbagai dimensi kehidupan: santri, gelandangan, dan seniman sastra. Tanggal 17 malam, di Dusun Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Halaman pesantren yatim piatu itu sudah nyaris penuh oleh jemaah. Nuansa putih mewarnai ribuan orang yang duduk di atas puluhan tikar yang terhampar, sampai ke luar kompleks Pesantren [...]

Untuk mentranslate bahasa

Fatah Yasin Noor Geliat dan pertumbuhan sastra Banyuwangi kontemporer, sebenarnya sudah dimulai sejak tahun-tahun awal 60-an. Ini dilakukan oleh sejumlah penyair Banyuwangi yang berkarya di luar Banyuwangi, seperti Armaya yang rajin menuliskan karyanya di Majalah Siasat tahun 1960 dan dalam antologi Manifes bersama Goenawan Mohamad yang diterbitkan Tintamas-Djakarta, 1963. Begitu juga yang dilakukan oleh Chosin [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tak ringan memang menjaga kelangsungan sebuah komunitas seni. Apalagi di Kota Semarang yang pernah disebut sebagai ”kuburan” seni. Tapi hal itu tampaknta tak berlaku bagi Komunitas Hysteria. Kelompok yang beranggotakan anak-anak muda itu, beberapa waktu lalu, merayakan ulang tahunnya yang keenam. Menempati salah satu joglo di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), perayaan itu diadakan dengan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Perkembangan dunia sastra di Banjarmasin saat ini sangat menggembirakan. Hal ini dapat dilihat dari mulai munculnya komunitas sastra. Bahkan, komunitas pencinta seni sastra ini, mulai marak bukan hanya di kalangan masyarakat umum saja, tapi sudah mulai merambah kalangan mahasiswa dan pelajar. Fenomena ini merupakan bukti sastra memiliki tempat tersendiri dalam pergerakan mahasiswa sebagai orang yang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Berawal ketika salah seorang sastrawan dari Banjarmasin mengikuti kongres Komunitas Sastrawan Indonesia di Kudus pada 2008 lalu, lalu Komunitas Satra Indonesia (KSI) Banjarmasin pun terbentuk. Perwakilan dari Banjarmasin ini, kata Ketua KSI Banjarmasin, Hajriansyah, menerima mandat, agar dapat membentuk KSI Banjarmasin, sebagai wadah tempat berkumpulnya para sastrawan. Atas persetujuan para sastrawan, KSI Banjarmasin pun terbentuk. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.