Cerpen Noviana Herliyanti ”Gimana,Mbuk?”.Perempuan tua yang dipanggil Embuk oleh Hawa mengusap air mata.Ada rasa perih tak terperi dalam hatinya. Di satu sisi ia tak pernah menginginkan kepergian putri bungsunya. Namun, untuk menahannya ia tak kuasa.Usianya telah lanjut. Kini ia hanya pasrah pada keputusan anaknya.Hawa, memainkan jari-jarinya. Ia tak dapat menebak apa yang kira-kira akan diucapkan [...]
Arsip untuk Februari, 2011
TKW
Diposkan dalam prosa, Label Aktivitis Komunitas Sastra Jatim, Cerpen, Noviana Herliyanti pada 14 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
BERJALAN KAKI 17 KM SAMBIL BACA PUISI
Diposkan dalam BERITA, Label Baiquni, Kegiatan Komunitas Sastra Cirebon, Komunitas Seniman Santri (KSS) Pondok Pesantren Babakan pada 14 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kondisi haus dan lapar karena menunaikan ibadah puasa, tidak menyurutkan niat Baiquni (35) untuk berjalan kaki sejauh 17 kilometer sambil membaca puisi dalam rangka napak tilas Kemerdekaan Republik Indonesia. Anggota Komunitas Seniman Santri (KSS) Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon itu memulai aksinya dari seberang jalan PT Pintex Plumbon, Jalan Raya Pantura Cirebon-Bandung pada Selasa [...]
OMONG-OMONG SASTRA DAN KOMUNITAS DI SUMUT
Diposkan dalam BERITA, Label Komunitas Garapan Pemuda Tahan Lapar (GARPUTALA), Komunitas Home Poetry (HP), Komunitas Mahasiswi Pecinta Sastra Indonesia (KOMPENSASI), Komunitas Pecinta Membaca dan Berkarya (KOMA), Komunitas Penulis Anak Kampus (KOMPAK), Komunitas Penulis Muda Sumatera Utara, Komunitas Poeisi Universitas Negeri Medan (KOMPOEI Unimed), Komunitas Sastra di Sumut, Komunitas Sastra Indonesia (KSI), Komunitas Tanpa Nama (KONTAN) Unimed pada 14 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
1. Komunitas Sastra Indonesia (KSI) KSI merupakan komunitas yang konsisten melahiran penulis-penulis berbakat, sebut saja Maulana Satrya Sinaga, Butet Benny Manurung, Embar T Nugroho, Sakinah Annisa Mariz, Adi Putra (Omadi Pamouz), dan masih banyak lagi. KSI dibawah manajemen bapak Idris Pasaribu selaku sastrawan senior yang telah melahirkan novel Acek Botak dan telah dicetak ulang. Komunitas [...]
CLARA NG: MENULIS, SATU-SATUNYA CARA AGAR TETAP WARAS
Diposkan dalam BERITA, Label Aktivitis Komunitas Sastra Milis, Clara Ng pada 14 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Pengantar Redaksi Clara Ng mulai mengambil tempat sebagai penulis berbakat sejak novel pertamanya, Tujuh Musim Setahun, diterbitkan tahun 2002. Ia kemudian melaju dengan menjadi pelopor novel-novel metropop, dua tahun kemudian. Clara memang tidak melulu menulis novel dewasa, tetapi juga menulis buku anak-anak. Sebagai penulis penuh (full time writer) juga menyebar cerpen-cerpennya di berbagai media nasional. [...]
MENUJU INSTITUSI APRESIASI SASTRA, MUNGKINKAH?
Diposkan dalam ESAI, Label KOMUNITAS SASTRA, Milis Apresiasi Sastra pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kurnia Effendi Sebuah media maya yang kemudian membangun dunia maya, menurut saya hampir menjadi kehidupan lapis kedua. Berjalan paralel dengan kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Mengapa demikian ? Ada sejumlah kegiatan komunikasi yang begitu intens, bahkan sepertinya kita benar-benar mendengar suara “di sana” yang sedang bercakap-cakap dengan kita melalui tulisan. Ada nada riang, bersemangat, sendu, [...]
SAJAK DI KAMPUNG DAN KAFE-KAFE
Diposkan dalam BERITA, Label KOMUNITAS SASTRA, Milis Sastra pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Suatu hari pada tahun 2000. Di sebuah warung Internet di Depok, Gratiagusti Chananya Rompas duduk mencangkung di depan komputer. Tangannya memencet-mencet papan tombol, mengisi kolom-kolom pada tampil-an Yahoogroups. Anya, begitu ia biasa dipanggil, be-lum lama kenal Internet. Tetapi ia tahu, di ranah maya ini bisa terbentuk ruang diskusi. Ia memilih Bunga Matahari sebagai nama milis. [...]
DARI YOGYA BANGUN TRADISI KRITIK SASTRA
Diposkan dalam BERITA, Label KOMUNITAS SASTRA, Milis Apresiasi Sastra pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Halaman di kantor Yayasan Umar Kayam, Perum Sawit Sari i-3. Condongcatur, Sleman, Yogyakarta, tampak ramai Sabtu (1/5) malam. Mulai pukul 19.00 WIB, sebanyak 10 karya sastra diperbincangkan. Tiga kumpulan cerpen, salah satunya adalah Sepotong Bibir Paling Indah karya Agus Noor, dua buku esai, salah satunya Politik Sastra yang ditulis Saut Situmorang, dua novel, dua puisi, [...]
”KEGELISAHAN ITU SENANTIASA MENGGEBRAK BATIN SAYA”
Diposkan dalam BERITA, Label Aktivitis Komunitas Sastra Riau, UU Hamidy pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Drs H Umar Usman Hamidy MA, Tokoh Budayawan Pilihan Sagang 2007 Dunia penulisan (kesusastraan) Melayu terus bersinar, bagai mata rantai panjang yang sambung-menyambung dari generasi ke generasi. Kecemerlangan tradisi kalam itu sesungguhnya ada terletak pada masing-masing generasi untuk selalu saling menjaga dan mewariskan. Mereka sadar betul, tradisi yang sudah mengurat-mengakar dan mendarahdaging di alam Melayu [...]
KIPRAH SASTRAWAN: KERAGAMAN DAN PERTELINGKAHAN ITU…
Diposkan dalam BERITA, Label KOMUNITAS SASTRA, Politik Komunitas Sastra pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Apa boleh buat. Perjalanan sastra Indonesia tampaknya harus selalu berkutat di tengah berbagai kerisauan. Masuknya era multimedia tidak dengan sendirinya mengubah secara signifikan sosok sastra Indonesia, semisal ikut dengan gagah berteriak lantang di pentas dunia. Meski karya terus lahir dan penerbitan tumbuh subur, kehidupan sastra Indonesia masih dibelit persoalan yang selalu berulang dari waktu ke [...]
SASTRA DAN KEKUASAAN: ZIARAH KE NEGERI KATA-KATA
Diposkan dalam BERITA, Label KOMUNITAS SASTRA, Politik Komunitas Sastra pada 3 Februari 2011 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Penyair-esais Afrizal Malna tampak tertegun ketika muncul di ruang diskusi. Antara percaya dan tidak, antara berseloroh dan serius, Afrizal lalu berucap dalam nada tanya: ”Ini pertemuan sastrawan atau pengajian majelis taklim?” Saat itu ruang diskusi memang didominasi ibu-ibu, yang belakangan diketahui adalah guru SMP dan SMA di Kota Tanjung Pinang dan sekitarnya. Mereka mengisi lebih [...]