Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘BERITA’ Kategori

Keberadayaan budaya dalam bentuk bahasa atau sastra etnik di Indonesia sangat memperihatinkan. Betapa tidak, dari sekitar 746 sastra etnik diperkirakan hanya sekitar 30 persen yang masih eksis keberadaannya. Penyebabnya, sastra etnik tersebut terlindas oleh sastra global. “Nasib sastra etnik di kita memang terancam punah karena kian tersisih, terjepit, terabaikan, dan kian tidak dimintai masyarakat luas, [...]

Untuk mentranslate bahasa

Lagu bertema cinta maupun kritik sosial dengan syair puitis seperti yang dinyanyikan Sawung Jabo, Leo Kristi, Iwan Fals, Ebiet G Ade, maupun Bimbo banyak disukai. Namun, di antara para pendengar mungkin tidak menyadari bahwa lagu mereka merupakan musikalisasi puisi. Menurut Ketua Komunitas Musikalisasi Puisi (Kompi) Sumsel Efvhan Fadjrullah (39), musikalisasi puisi sudah dikenal di Indonesia [...]

Untuk mentranslate bahasa

Bisakah Anda menemukan suasana homey, ketika jalan-jalan di jantung Kota Bandung? ”Menjamurnya factory outlet (FO) dan berbagai kafe telah membuat Bandung kehilangan suasana homey itu,” ujar Jan Adip, yang telah 15 tahun meninggalkan Bandung. Ketika ia berkunjung ke Bandung, betapa ia menyaksikan pengunjung Bandung lebih banyak berburu makan dan pakaian di jantung Kota Bandung. Detak [...]

Untuk mentranslate bahasa

Perhimpunan Penulis Tionghoa Indonesia (Perpetin) bisa dikatakan sebagai satu-satunya wadah penulis Tionghoa yang eksis dan berkembang pasca reformasi. Pihaknya terus memberikan kontribusi bagr perkembangan sastra Tionghoa yang sempat terhenti selama beberapa dekade. “Kesusasteraan Tionghoa sempat jaya beberapa dekade sebelum pemerintah terdahulu (orba). Makanya, sekarang kami masih terus merintis bagaimana agar kesusasteraan Tionghoa kembali bangkit,” tuturnya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Dalam pandangan Putu Wijaya, era 1945 merupakan masa ideal bagi pertumbuhan sastra Indonesia. Saat itu, lahir sekaligus eksponen penyair dan kritikus sastra yang kuat. Sinergi mereka menciptakan iklim sastra yang dinamis dan progresif. Dalam hal ini, Chairil Anwar dan HB Jassin menjadi ikon paling tipikal. Chairil mendobrak kecenderungan sastra Pujangga Baru yang penuh bunga-bunga kata. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kegiatan sastra di Bandung, khususnya puisi, sejak tahun 1970-an hingga kini tidak mati-mati. Masing-masing zaman punya tokohnya sendiri, mulai dari gerakan Puisi mBeling yang digagas oleh penyair Remy Sylado dan Jeihan Sukmantoro pada tahun 1972-1973 di majalah Aktuil, hingga digelarnya Pengadilan Puisi pada 8 September 1974 oleh Yayasan Arena di Aula Universitas Parahyangan Bandung, dengan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Dua pergelaran seni dari dua grup kesenian di Medan mengisi program Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut di penghujung tahun 2010. Senin (13/12) sore D’lick Theater Team mementaskan drama “Fajar Sadik” karya Emil Sanosa disutradarai Yondik Tanto dan Rabu (15/12) Komunitas Seni Indonesia (KSI) Medan menggelar visualisasi puisi. Di kesempatan [...]

Untuk mentranslate bahasa

“Selamat Ulang Tahun Reboan!” Ucapan yang terangkai sepanjang malam ke-37 Sastra Reboan pada 27 April lalu. Malam istimewa di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan itu ditandai dengan peluncuran Bunga Rampai Antologi Cerpen dan Puisi 3Th Sastra Reboan. Buku Antologi “Kerlip Puisi Genyar Cerpen, Detak Nadi Sastra Reboan” adalah buku pertama yang menyatukan karya para penampil dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Komunitas Sastra Tanpa Nama atau KSTN di Provinsi Gorontalo meluncurkan jurnal kebudayaan Tanggomo, Senin (14/2/2011) di Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo, di Kota Gorontalo. Tanggomo adalah sebuah tradisi bertutur atau bercerita di Gorontalo yang nyaris punah. Peluncuran jurnal ini juga dibarengi dengan pameran foto bertajuk Katakan dengan Cinta. Tanggomo merupakan kata dari bahasa [...]

Untuk mentranslate bahasa

Sejumlah penyair di Gorontalo berinisiatif untuk menghidupkan kembali komunitas sastra yang sempat mati suri yakni kelompok Perjuangan Suku Kata (PSK). “Facebook mempertemukan kami, sehingga muncullah inisiatif untuk saling bertemu dan membentuk komunitas,” kata penyair dan anggota lama PSK, Syamsuddin R Ishak, Jumat (8/10). Kelompok PSK dihidupkan kembali oleh para anggota lama yang didukung oleh sejumlah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.