Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Esai’ Kategori

MEYAKINI KEMBALI KOMUNITAS

Setoaji Purnasatmoko
Aktif di Studi Ekologi Sosial Kolektif Hijau Merdeka
Dikepung zaman SMS, online chatting, facebook, e-mail, dan aneka model percakapan “langit-elektronik” lainnya, menerima suratmu via jaringan kantor pos benar-benar terasa berbeda: terasa lebih personal- secarik kertas yang dapat diraba seakan kita saling bersentuhan kulit secara langsung. Kabar darimu datang menghampiri seakan kita bercakap-cakap langsung berhadap-hadapan [...]

Untuk mentranslate bahasa

MEMBANGUN KOMUNITAS SASTRA DI JATIM

Bonari Nabonenar
Rame ing Pamrih, Rame ing Gawe
Komunitas sastra, seperti halnya komunitas lain, terbangun karena ikatan persaudaraan, persahabatan, pertemanan –yang erat, antar-orang-orang yang memiliki minat pada bidang yang sama: sastra. Oleh karena itu ikatan dalam hal ini tidak memuat pengertian yang kaku seperti ikatan dalam sebuah sekte, partai politik, atau organisasi formal.
Salah Kaprah
Di Jawa Timur [...]

Untuk mentranslate bahasa

Iwan Gunadi
Pemerhati Komunitas Sastra, Menetap di Tangerang, Banten
Kalau istilah “komunitas” dipahami sebagai masyarakat, kelompok, atau kumpulan orang, asosiasi logis yang segera muncul di kepala kita adalah jumlah anggotanya lebih dari satu orang. Asosiasi tersebut hampir sepenuhnya tepat, terkecuali untuk Forum Sepatu Biru yang digagas penyair Afrizal Malna di Jakarta pada 1990-an. Kalau Forum Sepatu Biru [...]

Untuk mentranslate bahasa

KOMUNITAS SASTRA DAN SASTRA KOMUNITAS

Purhendi
Guru Bahasa Indonesia dan Pembina Sanggar Sastra Siswa/Remaja Indonesia
Suatu malam, saya pernah kedatangan rekan penulis Koko P Bhairawa (Prakoso Bhairawa Putra, Palembang) di bedeng kon trakan saya di Sekojo. Biasa, rekan-rekan (penulis) kadang sanjo. Disamping melepas kangen kalau sudah agak lama tidak bertemu, juga diskusi kecil-kecilan tentang sastra. Materi pembicaraan, meskipun tidak formal, seringnya tentang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Cecep Syamsul Hari
Penyair dan Esais
Dalam tulisan-tulisan yang membahas tradisi sastra, telah saya ungkapkan bahwa kecenderungan fenomenal kehidupan sastra Indonesia pada tahun 1990-an atau dekade terakhir abad ke-20 adalah munculnya “kegairahan berpuisi” yang dalam spektrum lebih luas dapat pula dipandang sebagai “kegairahan bersastra”. Ini dapat ditandai antara lain dnegan derasnya penciptaan puisi seperti tampak pada banyaknya [...]

Untuk mentranslate bahasa

BUKU DAN KOMUNITAS

Bagus Takwin
Pengalaman menunjukkan kepada saya, buku dan interaksi sosial antar orang punya hubungan saling mempengaruhi. Buku bisa jadi ikatan yang menyatukan orang-orang, memberi dinamika dan mengembangkan interaksi di dalamnya. Di sisi lain, interaksi orang dengan kesamaan minat, tujuan, kepedulian dan ikatan-ikatan lainnya tak jarang membawa mereka kepada keterlibatan yang intens dengan buku. Interaksi antara orang-orang, [...]

Untuk mentranslate bahasa

Anton Kurnia
Cerpenis dan Esais
Perkembangan sastra kita tidak bisa dilepaskan dari peran berbagai komunitas sastra dan kantung-kantung budaya yang bertebaran di berbagai kota, terutama yang berbasis di kampus-kampus perguruan tinggi. Sebagian dari para pegiat komunitas sastra kampus ini muncul dan menonjol menjadi sosok yang diperhitungkan dalam sejarah sastra kita dengan karya-karyanya, melepaskan diri dari kolektivitas komunitasnya. [...]

Untuk mentranslate bahasa

NYASTRA DALAM KOMUNITAS, MUNGKINKAH?

Pandapotan MT Siallagan
Sastrawan, Tinggal di Pematangsiantar
SAYA tak tahu bagaimana serpihan lembaran koran Bali Post bisa ‘terlantar’ di beram salah satu jalan di Kota Pematangsiantar. Tentu saja lembaran koran itu  saya pungut dan  saya baca. Kebetulan sekali, di lembaran koran edisi Ahad 5 Juni 2005 yang tak lagi utuh itu, ada tulisan berjudul “Nyastra, [...]

Untuk mentranslate bahasa

PURWOKETO, SASTRA, DAN KOMUNITAS

Ryan Rachman
Beberapa bulan lalu saya mendapat undangan peluncuran buku antologi puisi Penyair Bengal karya Muhammad Mayat Ayatullah dan mendapat kehormatan untuk menjadi pembedah buku tersebut dalam buku tersebut. Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian dari acara yang diadakan oleh komunitas sastra Hujan Tak Kunjung Padam (HTKP) yang bertajuk Peluncuran Antologi Puisi Pendiri HTKP. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Raudal Tanjung Banua
Penulis, Tinggal di Yogyakarta
Dari dulu hingga sekarang komunitas sastra yang terbentuk di lingkup pergaulan kreator, pengamat, peminat dan ‘penggembira‘ sastra tetap ajeg berkiprah. Yakni, komunitas yang dibentuk tidak secara top-down, melainkan keinginan bersama, bahkan juga dari semacam improvisasi sehingga keberadaannya boleh dikatakan di luar mainstream, baik secara lembaga/institusi (dewan kesenian, dinas [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »