SEPULUH TAHUN KEBANGKITAN KOSTELA


Zawawi Se

Peringatan 10 Tahun Kebangkitan Komunitas Sastra Teater Lamongan (KOSTELA) bertempat di Gedung Serba Guna Kecamatan Sukodadi, Lamongan berlangsung sangat meriah. Dihadiri oleh berbagai elemen pelaku sastra dan budaya dari Lamongan dan sekitarnya. Beberapa nama yang cukup dikenal diantaranya ada Nurel Javissyarqi, Viddy AD Daery (novelis), Jumartono (pelukis), Pringgo Hr (penyair), Bambang Kempling (penyair), dan lain-lain.

Berbagai acara dilaksanakan mulai hari minggu siang sampai minggu malam (6/12/2009) . Beberapa agenda acara diantaranya adalah pembacaan puisi, pementasan teater, dan bazaar buku murah. Acara diawali dengan sambutan oleh salah satu senior dalam komunitas tersebut yaitu Herry Lamongan dalam sebuah pidato kebudayaan. Dalam sambutannya Herry Lamongan menyatakan bahwa tujuan untuk lebih mengaktifkan kembali KOSTELA adalah untuk menghidup-hidupkan sastra dan budaya di Kabupaten Lamongan.

Setelah pidato kebudayaan oleh Herry Lamongan, acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi. Tampil pertama dalam pembacaan puisi adalah Bambang Kempling dengan puisi-puisi panjangnya, kemudian dilanjutkan oleh beberapa penyair lainnya. Yang cukup memukau para penonton adalah penampilan dari Jafet Sattah, seorang penyair muda yang namanya cukup dikenal di Jawa Timur. Bahkan pernah mendapatkan penghargaan dari Dewan Kesenian Jawa Timur. Dalam membacakan tiga puisinya, Jafet seolah menghidupkan suasana dengan dialog-dialog dan membaur dengan para penonton. Mengawali pembacaan puisinya dengan sebuah gending jawa yang memikat. Jafet seolah dapat mengambil hati para penonton yang memberikannya applaus beberapa kali.

Setelah pembacaan puisi, acara dilanjutkan dengan peluncuran Majalah Sastra Indupati. Majalah yang diterbitkan oleh KOSTELA yang pernah terbit beberapa kali sebelumnya, namun sempat terhenti penerbitannya. Dalam peluncuran majalah ini, secara simbolis, masing-masing elemen/komunitas masyarakat yang diwakili oleh seseorang untuk menerima Majalah Sastra Indupati.

Sangat disayangkan momen tersebut tidak digunakan untuk membedah karya sastra atau apresiasi sastra dan berdiskusi permasalahan-permasalahan yang menjadi kendala bagi terwujudnya kemajuan sastra dan teater di Lamongan. Padahal dalam momen tersebut telah berkumpul orang-orang yang terlibat dalam sastra setidaknya menyukai sastra.

Namun demikian saya hanya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-10 untuk KOSTELA, dan selamat pula atas keberhasilan KOSTELA sehingga mendapat hadiah dari Dewan Kesenian Jawa Timur sebagai komunitas aktif dalam berkegiatan sastra. Semoga tetap semangat dalam memprakarsai kemajuan dan kebangkitan sastra dan teater di Lamongan. (ZSe)

Tulisan ini pernah dipublikasikan di http://sosbud.kompasiana.com, 24 Februari 2010.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s