PANGGUNG SASTRA KOMUNITAS: “KOMUNITAS SEBAGAI BASIS PERTUMBUHAN SASTRA”


Pengantar
Komunitas merupakan salah satu basis penting pertumbuhan sastra Indonesia. Saat ini setidaknya ada 26 komunitas sastra di DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek)…. Sekitar 60 persennya masih cukup aktif mengadakan berbagai kegiatan untuk memberdayakan “anggota”-nya. Selebihnya, kadang muncul kadang menghilang lama. Bahkan, ada beberapa yang tinggal nama. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi ruang berekspresi, sekaligus nelihat peta potensi dan kekuatan mereka, serta ikut mendorong komunitas-komunitas tersebut untuk terus berbuat bagi peningkatan apresiasi dan kreativitas para “anggota”-nya. Selain itu, juga untuk melihat peta kekuatan karya para anggota komunitas, baik dalam penulisan cerpen maupun puisi.

Karena itu, Panggung Sastra Komunitar dengan tema “Komunitas sebagai Basis Pertumbuhan Sastra” ini akan dilaksanakan dalam tiga bentuk kegiatan yang saling mendukung, yakni diskusi, penerbitan karya (antologi cerpen dan puisi), serta pentas sastra. Diskusi, akan membahas topik “Komunitas sebagai Basis Pertumbuhan Sastra” dalam satu sesi, dan sesi berikutnya akan membahas karya-karya para penyair dan cerpenis komunitas, terutama yang termuat dalam antologi karya tersebut, serta karya-karya mereka yang bertebaran di internet. Antologi puisi dan antologi cerpen tersebut akan berisi karya para cerpenis dan penyair komunitas yang berusia di bawah 40 tahun – diutamakan yang berusia di bawah 35 tahun – sebagai generasi terkini sastrawan komunitas di Jabodetabek.

Catatan: Penyair dan cerpenis Jabodetabek yang tertarik menjadi peserta aktif acara ini dapat mengirimkan 6 puisi atau 2 cerpen, disertai foto diri dan biografi singkat ke alin.events@gmail.com CC ke ahmadun.yh@gmail.com. Paling lambat 30 November 2010. Sebuah Tim Kurator akan menyeleksi karya-karya yang masuk, dan karya yang dimuat di buku antologi karya akan mendapatkan honorarium.

Topik Diskusi dan Pembicara
Diskusi akan dibagi dalam dua sesi. Sesi I (09.00—12.00) akan membahas topik “Komunitas sebagai Basis Pertumbuhan Sastra” dengan pembicara Asma Nadia, dan Gola Gong (dimoderatori Rosida Erawati). Pembahasan topik ini diharapkan akan mengungkap sejauh mana peran komunitas dalam mengembangkan kreativitas dan produktivitas para anggotanya. Pembahasan topik ini diharapkan juga akan menyorot apakah ada anutan setetik tertentu — sejak gaya sampai ideologi estetik – yang dikembangkan oleh komunitas tertentu dan menjadi anutan para anggotanya, dan seberapa besar pengaruhnya terhadap perkembangan sastra Indonesia.

Sesi II (13.00—16.00) akan membahas topik “Komunitas, Karya, dan Media Publikasi” dengan obyek bahasan karya-karya terkini para anggota komunitas, terutama karya-karya (puisi dan cerpen) generasi terkini para penulis anggota komunitas, dengan menampilkan tiga pembicara: Mikael Johani yang akan membahas karya-karya sastra komunitas (cerpen dan puisi) yang tertebaran di internet, Ibnu Wahyudi yang akan membahas cerpen-cerpen karya cerpenis komunitas yang terkumpul dalam antologi cerpen yang diterbitkan dalam rangka acara ini, serta Jamal D. Rahman yang akan membahas sajak-sajak karya para penyair komunitas yang terkumpul dalam antologi puisi yang diterbitkan dalamrangka acara ini. Tentu saja, keduanya dapat membandingkan dengan karya-karya para penulis komunitas yang mereka baca di luar kedua antologi tersebut. Sesi ini akan dimoderatori oleh Iwan Gunadi.

Penerbitan Karya dan Pentas Sastra
Bermanfaat atau tidaknya para penulis muda ikut komunitas akan tercermin pada karya-karya mereka. Jika karya-karya mereka berkembang dengan baik dan makin bagus setelah ikut komunitas, berarti ada manfaatnya. Karena itu, penerbitan buku antologi cerpen dan antologi puisi dalam rangka acara ini menjadi sangat penting untuk melihat manfaat komunitas bagi para anggotanya, sekaligus untuk melihat peta kekuatan dan pengaruh komunitas-komunitas yang ada di Jabodetabek. Antologi puisi dan antologi cerpen ini akan berisi karya para cerpenis dan penyair komunitas yang berusia di bawah 40 tahun – diutamakan yang berusia di bawah 35 tahun – sebagai generasi terkini sastrawan komunitas di Jabodetabek. Karya-karya mereka akan dipilih oleh Tim Kurator untuk dapat masuk antologi.

Guna makin memantabkan Panggung Sastra Komunitas ini, maka acara akan dipuncaki dengan pentas sastra, yang akan diisi pembacaan cerpen, puisi, dan musikalisasi puisi. Selain akan dibacakan oleh beberapa penyair dan cerpenis komunitas yang dipilih oleh Tim Kurator, juga akan dibacakan oleh aktor panggung dan artis, agar pentas sastra ini dapat berlangsung secara lebih menarik. Selain itu, agar acara berlangsung lebih segar, juga akan diselingi dengan pentas musikalisasi puisi.

Waktu dan Tempat Acara
Seluruh acara Panggung Sastra Komunitas ini akan dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Desember 2010, sejak pukul 09.00 (pagi) hingga puku 22.00 (malam) di Teater Studio (Teater Kecil) Taman Ismail Marzuki (TIM). Diskusi akan diadakan di lobi, dan pentas sastra akan dilaksanakan di panggung Teater Studio. Jadwal acara lengkap terlampir.

Jakarta, 5 November 2010
KOMITE SASTRA DKJ

Lampiran:
Jadwal Acara “Panggung Sastra Komunitas” (Tentatif)
(Teater Studio TIM, Rabu, 15 Desember 2010)

I. PEMBUKAAN
Pukul 09.00-09.00: Kata Pembuka (MC)
Pukul 09.00-09.10: Prakata Panitia

II.DISKUSI
Pukul 09.30-12.00: “Komunitas sebagai Basis Pertumbuhan Sastra”
Pembicara:
– Asma Nadia
– Gola Gong
Moderator: Rosida Erowati
Pukul 12.00-13.00: ISOMA
Pukul 13.00-16.00: “Komunitas, Karya, dan Media Publikasi”
Pembicara:
– Mikael Johani (membahas karya-karya penulis komunitas yang bertebaran di internet).
– Ibnu Wahyudi (membahas cerpen-cerpen yang terkumpul dalam antologi cerpen komunitas)
– Jamal D. Rahman (membahas sajak-sajak yang terkumpul dalam antologi puisi komunitas)
Moderator: Iwan Gunadi.
Pukul 16.00.19.30: ISTIRAHAT, PERSIAPAN PENTAS SASTRA

III.PENTAS SASTRA KOMUNITAS
Pukul 19.30-19.35: Prakata Pembuka (MC)
Pukul 19.35-22.00: Pentas Sastra
1. Pembuka acara (MC)
2. Musikalisasi puisi Sasina UI
3. Sambutan DKJ (Firman Ihsan), sekaligus meluncurkan dua buku antologi karya peserta Panggung Sastra Komunitas.
4. Baca Puisi (wakil komunitas)
5. Baca Fragmen Cerpen Wa Ode Wulan Ratna
6. Baca Puisi (wakil komunitas)
7. Baca Puisi (wakil komunitas)
8. Pembacaan puisi oleh Iman Soleh
9. Musikalisasi Puisi The North
10. Baca Cerpen oleh Happy Salma
11. Kata Penutup (MC)

Tulisan ini pernah dipublikasikan Facebook Ahmadun Yosi Herfanda , 25 November 2010.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s