PERPETIN PERLUAS PEREDARAN SASTRA TIONGHOA


Perhimpunan Penulis Tionghoa Indonesia (Perpetin) bisa dikatakan sebagai satu-satunya wadah penulis Tionghoa yang eksis dan berkembang pasca reformasi. Pihaknya terus memberikan kontribusi bagr perkembangan sastra Tionghoa yang sempat terhenti selama beberapa dekade.

“Kesusasteraan Tionghoa sempat jaya beberapa dekade sebelum pemerintah terdahulu (orba). Makanya, sekarang kami masih terus merintis bagaimana agar kesusasteraan Tionghoa kembali bangkit,” tuturnya. Selain terus memproduksi karya sastra, pihaknya juga banyak melakukan diskusi dan bertukar pikiran dengan penulis sastra Ti-
onghoa di berbagai negara.

Jaringan menjadi penting untuk semakin memperluas beredarnya hasil karya para pengarang Tionghoa,” jelasnya mengenai kian pentingnya perluasan jaringan dewasa ini. Pentingnya melestarikan budaya sastra Tionghoa juga diakui Prof Dr Melani Budianta, guru besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia. Dia mengatakan, bahwa keragaman kesusastraan Indonesia tidak bisa terlepas dari peran serta orang Tionghoa.

Meski sempat ada dekade dimana penguasa ikut mengontrol perkembangan kesusasteraan tertentu, namun karya sastra yang ditulis dalam bahasa daerah atau bahasa ibu tetap ada. Dan ikut berpengaruh juga terhadap sastra Indonesia.

“Karya sastra itu digolongkan dalam sastra Tionghoa (jika menggunakan bahasa Mandarin), sastra Sunda, sastra Batak, dan seterusnya, sesuai dengan bahasa yang digunakan,” jelasnya panjang lebar mengenai penggolongan karya sastra dari sisi bahasa. Maka itu. dirinya menekankan kembali. bahwa keberadaan sastra Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran orang Tionghoa dan kultur keTionghoaan. (sic)

 Tulisan ini pernah dipublikasi di Harian Indo Pos (Jakarta), 10 Apr 2010.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s